BALIK LAYAR MEDIA VISUAL TRADISI OMED-OMEDAN

  • I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan
  • Putu Satria Udyana Putra
  • I Nyoman Jayanegara
  • I Ketut Setiawan

Abstract

Omed-omedan merupakan salah satu tradisi yang masih eksis sampai dengan saat ini. Tradisi ini bertempat di Desa Sesetan, Banjar Kaja, Denpasar dan saat ini telah masuk sebagai bagian dari warisan budaya tradisi di Desa Sesetan yang mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Kota Denpasar. Tradisi ini selalu diadakan pada hari raya Ngembak Gni atau sehari setelah hari raya Nyepi di Bali.  

 

Kegiatan omed-omedan diikuti oleh kaum muda-mudi desa setempat yang didukung oleh komponen desa adat serta perangkatnya termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Beberapa tahun terakhir, kegiatan dari tradisi ini dijadikan wadah festival yang menghadirkan pula hiburan rakyat pada acara tersebut. Statusnya kini sebagai ajang festival maka menjadi lebih meluas untuk kebutuhan media-media pendukung guna menyemarakkan acara.

Saat ini tidak hanya penampilan omed-omedan, namun komponen hiburan tambahan juga menjadi agenda yang ditunggu pengunjung. Oleh sebab itu event omed-omedan dianggap sebagai peluang usaha kreatif dan bahkan agenda pengabdian pada masyarakat bagi akademisi terkait. Beragam media sebagai sarana visual menjadi elemen penting dalam menyemarakkan acara ini. Tentunya di balik itu, terdapat desainer yang melakukan suatu riset sehingga tak terlepas dari konsep festival dari tradisi ini.   

Published
2018-08-14
How to Cite
Setiawan, I. N. A., Putra, P., Jayanegara, I., & Setiawan, I. (2018, August 14). BALIK LAYAR MEDIA VISUAL TRADISI OMED-OMEDAN. An1mage Jurnal Studi Desain, 1(2), 27-31. Retrieved from https://journals.an1mage.net/index.php/ajsd/article/view/114