KAJIAN TRANSFORMASI WASTRA TENUN SIAK DALAM RAGAM ESTETIKA PERNIKAHAN ADAT RIAU

  • Tengku Ghassany

Abstract

Berkembangnya zaman mengikuti dengan perkembangan dalam proses pergeseran budaya, adaptasi budaya luar yang menghasilkan budaya lokal sudah mulai menghilang, perubahan demi perubahan pun terjadi. Proses pergeseran budaya tersebut sangat berpengaruh pada tradisi yang berlangsung khususnya tradisi pernikahan, di mana pernikahan adalah hal yang dijalani oleh setiap manusia baik dari faktor biologis maupun faktor budaya atau kultur yang terdapat pada suatu daerah tersebut.

 

Pada masa pemerintahan Kerajaan Siak Sri Indrapura, perkawinan memiliki adat istiadat serta makna yang terkandung dalam setiap prosesnya, dan karena rumitnya proses pernikahan adat membuat masyarakat Indonesia khususnya Pekanbaru-Riau lebih memilih untuk melakukan proses pernikahan ala masa kini (internasional).

 

Selain karena memiliki nilai estetik yang modern atau berkembang, cara tersebut juga tidak rumit dalam melangsungkan acara, banyak juga karena faktor ekonomi dan lingkungan. Pengaruh pada kebiasaan yang terjadi pada Masyrakat Riau tersebut membawa pengaruh terhadap fungsi kain tenun dari Siak yang memiliki nilai dan makna tersendiri pada setiap proses adat yang berlangsung. Pada penelitian kali ini penulis menggabungkan kedua proses pernikahan tersebut tanpa menghilangkan nilai estetik dan budaya lokal yang terkandung dalam pernikahan adat, agar pernikahan adat tetap bisa berkembang dan beradaptasi dengan pernikahan masa kini.

 

Published
2020-02-15
How to Cite
Ghassany, T. (2020, February 15). KAJIAN TRANSFORMASI WASTRA TENUN SIAK DALAM RAGAM ESTETIKA PERNIKAHAN ADAT RIAU. An1mage Jurnal Studi Desain, 3(1), 50-60. Retrieved from https://journals.an1mage.net/index.php/ajsd/article/view/154