Industri Budaya dan Kontes Prestige: Terpinggirnya Pemuatan Laporan Penelitian di Jurnal yang Tidak Terindeks Scopus di Indonesia

  • Michael Sega Gumelar

Abstract

Menyoroti, mengkritisi, mendekonstruksi keterpinggiran jurnal nonindeks di Scopus dan bobot penelitian seorang peneliti apakah karena dapat masuk ke jurnal yang terindeks oleh Scopus? Ataukah karena bobot yang berkualitas karena penelitian itu sendiri walaupun tidak masuk ke jurnal yang tidak terindeks oleh Scopus?


Industri budaya yang dibisniskan dalam laporan penelitian di bidang pendidikan, Indeks Scopus serta munculnya kontes prestige, keikutsertaan Pemerintah Indonesia dalam mendukung hegemoni tersebut yaitu dengan adanya program meraih gelar doktor sebagai salah satu syaratnya adalah laporan penelitian calon doktor tersebut masuk ke dalam jurnal yang terindeks di Scopus saat studi ini dilaporkan.

 

Published
2017-01-02
How to Cite
Gumelar, M. (2017, January 2). Industri Budaya dan Kontes Prestige: Terpinggirnya Pemuatan Laporan Penelitian di Jurnal yang Tidak Terindeks Scopus di Indonesia. An1mage Jurnal Studi Kultural, 2(1), 29-32. Retrieved from https://journals.an1mage.net/index.php/ajsk/article/view/75

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>